Satu jamaah haji Kloter 65 atas nama Supriadi bin Suwadi (53) asal Dusun Wates RT.02, RW.02, Desa Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, sakit stroke dan dirawat di RS Madinah. Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, H. Nur Yasin Shirotol Mustaqim, MA. mengemukakan hal itu di Surabaya, Sabtu.
Baca selengkapnya »
Sebanyak 30 jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam Kloter 56 dijadwalkan pulang dari Surabaya menggunakan kapal laut dan ratusan lainnya menggunakan pesawat udara.
Baca selengkapnya »
Hingga 30 Desember 2008, jumlah jemaah haji Debarkasi Surabaya yang meninggal di tanah suci berjumlah 70 orang.
Humas PPIH Surabaya, H Nur Yasin Shirotol Mustqim, MA di Surabaya, Selasa mengatakan, yang paling banyak jumlah jemaah meninggal adalah Kolter 49 asal Kabupaten Blitar, Jatim, yang mencapai lima orang.
Baca selengkapnya »
Sebanyak tiga jemaah haji yang sudah menyelesaikan ibadah di tanah suci belum bisa langsung pulang ke rumahnya karena sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya.
Baca selengkapnya »
Sumber: Republika, Minggu, 14 Desember 2008 pukul 22:27:00
SURABAYA — Kedatangan jamaah haji Kloter I di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu (14/12), mengalami keterlambatan, yang seharusnya Kloter 1 tiba pukul 06.45 WIB dengan pesawat Saudia Arabian Airlines (SAA), ternyata kloter 2 tiba lebih dahulu pukul 09.55 WIB dari jadwal semula pukul 09.10 WIB.Menurut Humas PPIH Embarkasi Surabaya, H. Nur Yasin Shirotol Mustaqim di Surabaya, Minggu, pihaknya sejak pagi sudah menerima pemberitahuan melalui surat resmi nomor : GIA/SUBKK-001/2008, perihal pemberitahuan jadwal kedatangan Kloter 1 yang menggunakan Garuda Indonesia.
Dalam surat tersebut diberitahukan kalau jadwal kedatangan pesawat GA5201 kloter 1 mengalami keterlambatan kedatangan dari jadwal semula jam 06.45 WIB menjadi 11.00 WIB, karena keterbatasan fasilitas Bandara King Abdul Aziz Jeddah, sehingga Kloter 1 mendarat persis sesuai jadwal keterlambatan yaitu pukul 11.00 WIB.”Menurut rencana jamaah yang disambut di Asrama Haji oleh Pjs. Gubernur Jawa Timur tetapi karena yang datang lebih dulu kloter dua, maka Kloter dua disambut Pjs Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Biro Mental Spiritual Pemprop Jatim, H. Thoriq Afandi,” katanya.
Ikut menyambut kedatangan jamaah haji itu adalah Pjs. Kakanwil Depag Jatim H. Imam Haromain Asy’ari, dan Ketua PPIH Debarkasi Juanda Surabaya 1429 H/2008, H. Roziqi, serta wakil dari MUI Jatim di hall Zaitun.Penyambutan juga dilakukan pada kloter 1 saat tiba di hall Mina.
Sedangkan kloter 3, ujar dia, baru mendarat pada pukul 11.49 WIB, setelah sebelumnya ada surat dari SAA nomor : 004/HAJ.OPS/SKL/1429 H, perihal : jadwal tunda datang untuk kloter 3 dari pukul 10.10 WIB menjadi pukul 11.55 WIB.
“Menurut Yudha dari SAA, keterlambatan ini dipicu oleh kepadatan lalu lintas pesawat di bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Praktis hari pertama tiga kloter terlambat semuanya, Kloter satu terlambat 255 menit, kloter dua terlambat 45 menit dan kloter tiga 99 menit,” katanya.
Untuk hari kedua (15/12), ujar dia, ada tiga kloter yang akan datang. Menurut jadwal kloter 4 dari Kabupaten Tuban akan datang pukul 10.10 WIB, Kloter 5 dari Kabupaten Tuban, Kota Pasuruan dan Kota Surabaya akan mendarat pukul 13.10 WIB dan Kloter 6 dari Kota Pasuruan akan tiba 14.10 WIB.ant/kp