PPIH Akan Ambil Langkah Atasi Masalah Transportasi
Sumber: Media Indonesia
JEDDAH–MI: Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) dan Komisi VIII DPR sepakat mengambil langkah penanggulangan krisis transportasi haji dengan cara penempatan fasilitas bus pada setiap kloter. Selain itu juga disediakan bus untuk sweeping jemaah haji yang terlantar di Masjidil Haram secara terjadwal mulai Minggu (30/11).
Keputusan bersama ini diambil terkait banyaknya keluhan jemaah haji yang terlantar di Mekkah, karena pondokan jamaah haji Indonesia pada musim haji 1429 H ini jauh dari Masjidil Haram sebagai dampak dari perluasan Masjidil tersebut. Putusan ini merupakan salah satu poin kesimpulan rapat koordinasi PPIH dan Komisi VIII di Jeddah, Sabtu (29/11).
Rakor dihadiri Ketua Komisi VIII, Azrul Azwar yang didampingi 14 anggota DPR lainnya bersama Dirjen Urusan Haji, Slamet Riyanto, Sekjen Depag, Bahrul Hayat, Konjen Jeddah Gatot Abdullah Mansyur, dan Kepala Teknis Urusan Haji (TUH) Nur Somad Kamba.
Pada pelaksanaan haji tahun ini muncul berbagai permasalahan teknis akibat tersebarnya pemondokan jemaah asal Indonesia di berbagai lokasi yang jauh dari Masjidil Haram. Hal ini terjadi akibat melambungnya harga sewa pondokan di sekitar Masjidil Haram di atas pagu biaya pondokan yang disetujui DPR. (Ant/OL-06)