Jadwal pelunasan pembayaran ibadah haji tahun 2009 direncanakan bakal dipercepat menyusul upaya peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji oleh Departemen Agama (Depag).
Sementara kuota haji Indonesia tahun 2009 tidak akan mengalami perubahan.
Menteri Agama Maftuh Basyuni mengatakan kuota haji tahun 2009 ditetapkan sebanyak 210.000 orang. ”Kuota haji tidak akan berubah sama seperti tahun 2008 lalu, kalau ditambah nanti pada rewel,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela peresmian penggunaan mesjid bantuan Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila (YAMP) wilayah Jawa Tengah di Sambungmacan, Senin (26/1).
Baca selengkapnya »
Maskapai penerbangan Lion Air berencana akan melayani pengangkutan jamaah haji Indonesia tahun 2009 ini.
“Kami sementara melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk layanan pengangkutan haji itu,” kata Manager Humas (nonaktif) Lion Air, Hasyim Arsal Alhabsy di Makassar, Senin.
Baca selengkapnya »
Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Bengkulu, Syaifullah menjelaskan, hingga saat ini calon jemaah haji (Calhaj) yang masuk daftar tunggu di daerah itu mencapai 3.400 orang.
Baca selengkapnya »
Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman Salim Segaf Al Jufri mengatakan pemerintah Indonesia masih melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait pemberlakuan kebijakan baru di negara itu yang mewajibkan jemaah haji menggunakan paspor internasional.
Baca selengkapnya »
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan, kuota untuk penyelenggara ibadah haji khusus tahun 2009 akan kembali diturunkan menjadi 16 ribu jemaah dari 19 ribu tahun 2008.
“Penyelenggaraan haji tahun depan (2009 -red) kembali jadi 16 ribu porsi, kecuali mereka bisa tunjukkan perilaku yang lebih baik, tidak ada lagi penyimpangan,” kata Menag dalam percakapan dengan ANTARA News di Jakarta, Kamis.
Baca selengkapnya »
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengakui masalah pondokan di Makkah menjadi penyebab kurang nyamannya jemaah dalam menunaikan ibadah haji tahun 2008. Untuk itu pihaknya menargetkan 40 persen jemaah haji Indonesia pada 2009 mendapatkan pemondokan di wilayah Ring I atau maksimal 1.500 meter dari Masjidil Haram.
Baca selengkapnya »
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memuji jemaah haji Indonesia tahun ini sebagai jemaah haji teladan.
“Karena itu, pemerintah Arab Saudi akan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” kata Abdurrahman Mohammed Amin Al Khayyat di Jakarta, Rabu, pada acara penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) pembangunan pemondokan haji di Arab Saudi antara Departemen Agama RI dan Syarikat Hujurat At Thayyibah.
Baca selengkapnya »
Sumber: Republika, Minggu, 14 Desember 2008 pukul 22:24:00
JEDDAH — Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni menyatakan siap mengambil alih “komando” penyelenggaraan haji 2009, karena perbaikan pelayanan yang ditunggu sejak 2006 tidak kunjung tiba. “Tahun 2009, (penyelenggaraan haji) saya pegang sendiri, saya akan ajak teman-teman yang biasa diajak lari untuk memperbaiki sistem perhajian,” katanya di Jeddah, Sabtu malam WAS atau Minggu dinihari WIB.
Maftuh mengemukakan hal itu dalam pertemuan makan malam dengan Tim Media Centre Haji (MCH) yang dihadiri 27 wartawan yang biasa bertugas di Mekah, Jeddah, dan Madinah.Dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Pusat Informasi Depag Masyhuri AM serta Henry Subiakto dan Syaiful selaku Tim Pengarah MCH itu, Menag menyampaikan terima kasih atas bantuan rekan-rekan pers yang dinilai obyektif.”Saya berterima kasih sekali, karena rekan-rekan pers sudah melaporkan berita yang obyektif, bahkan ada yang positif, seperti melaporkan apa adanya isu terowongan Mina yang tidak benar itu,” katanya.
Doktor alumnus UIN Jakarta itu mengaku senang kinerja pers yang cukup obyektif dan seimbang itu. “Saya memang tak ingin mengelabuhi masyarakat, tapi jangan sampai kita juga menjerumuskan jemaah dan keluarganya,” katanya.
Menurut dia, penyelenggaraan haji 2008 memang ada beberapa sukses, tapi sukses dengan catatan, karena ada masalah pemondok