Informasi Musim Haji 2009
Halaman ini akan kami gunakan untuk merangkum ringkasan berita dan informasi penting seputar musim haji 2009.
Kebijakan Umum Haji
- Masa Tinggal Jemaah Haji Diperpanjang
- Ongkos Naik Haji Ditetapkan
- Menag: Jemaah Haji Gunakan Paspor Hijau
- Menag: Kuota haji 2009 tak alami perubahan
- Haji Tahun 2009, 40 Persen Pondokan Dekat Masjidil Haram
- Menag Ambilalih Komando Penyelenggaraan Haji 2009
- Pemerintah Masih Lakukan Negosiasi Soal Pemberlakuan Paspor Internasional
Daerah
- Jawa Tengah
- Kalimantan Tengah
- Bengkulu
Informasi Lainnya
15. January 2009 at 2:48 pm
Assalamualaikum wr wb
Sekedar wacana, semoga ada tindak lanjutnya. Tahun haji yang kemarin keluarga saya pulang dari haji dengan membawa tas jatah yang dibagikan. Hal tersebut masih sama dengan yang digunakan orang tua saya 10 tahun yang lalu, yaitu tas jinjing.
Wacana yang ingin saya sampaikan :
1. Tas jinjing tersebut akan sangat memberatkan jamaah (bukannya sekarang sudah ada tas yang pakai roda).
2. Kenapa selama 10 tahun mungkin juga lebih terkesan tidak ada perubahan dalam pelayanan agar jamaah tidak capek dan bisa berdoa dengan khusu’ agar negara ini cepat bangkit kembali.
note : tahun ini insya allah saya, istri, ibu dan nenek akan menunaikan ibadah juga (saya sendiri yang laki). Dari kasus ini, jika masih menggunakan tas jinjing maka saya akan kecapaian untuk mengurus barang2 saja. Jika-pun tidak ada tas pembagian yang ber-roda, apakah boleh saya membawa tas yang berbeda??? sebab saya pernah dengar bahwa jika berbeda akan tidak bisa masuk bagasi dan akhirnya ditinggal atau ada pembayaran tambahan.
mohon penjelasannya dan terima kasih.
wasalamualaikum wr wb
4. February 2009 at 4:21 pm
Assl wt wb.
Insya Alloh sy ingin naik Haji,udah daftar th 09 ini bln jan. di daerah Gn.putri Bogor-Jabar,setelah bayar porsi ke Bank Mandiri Cab.Bogor ternyata Siskohaj sekarang nggak bisa lsg jd dicetak/print Doc dr bank ke Depag,sy tunggu selama 5 hari kerja br jd,trus ke Depag membawa hasil print BPHI.
Di Depag Bogor – Cibinong bulan Feb awal tgl 2 kemarin,sy lapor untuk mewujudkan semoga 2009 ini berangkat…,ternyata dapat urutan th 2010 brrti Kuota Gn.Putri utk th 2009 sudah tertutup,namun info-info dari senior yg sudah mendaftar di th 2007 utk thn haji 2008,pernah terjadi kekurangan Kuota di karenakan yg sudah dpt kepastian thn 2008 ternyata tidak jd berangkat dikarena hal pelunasan dll,akhirnya sampai Kuota 400 org dialihkan ke Bekasi,
Jadi menurut saya,yg mau daftar jangan takut ndak kebagian 2009,mumpung ada waktu segera daftar,semoga saya dan yg laen kebagian tempat di th 2009. Amin..
10. February 2009 at 4:33 pm
Assalamualaikum wr wb
Saya tinggal dan bekerja di luar negeri,
Insya Allah saya ingin menemani orang tua saya untuk pergi haji tahun 2009 ini.
Saya perlu informasi jadwal haji sedini mungkin karena mau mengatur cuti,
saya sudah cari jadwal haji 2009 di internet tapi belum dapat.
Mohon informasinya dan terima kasih.
wassalamualaikum wr wb
12. February 2009 at 11:12 am
Hal itu juga saya alami pak Prasetya. Saya sudah mendaftar Haji daerah SURAKARTA/ SOLO sejak bulan Juni 2008, dan pihak BNI memberitahu bahwa untuk kuota Haji 2009 sudah penuh, sehingga kemungkinan akan mundur pada 2010. Bagi saya tidak masalah jika itu adalah yang terbaik dari Alloh, pasti Alloh sudah mempunyai rencana yang indah. Namun di hati kecil saya, besar sekali keinginan saya untuk bisa segera ke Baitulloh pada th 2009.
Setelah saya lihat daftar peserta kuota Haji 2009 ini, waduh no porsi/no pendaftaran saya nyaris masuk. Saya hanya bisa berdoa semoga Alloh mengizinkan saya dan suami untuk bisa berHaji tahun ini. AMIN. Saya percaya, jika Alloh mengizinkan tidak ada sesuatu pun yang bisa menghalangi. Wahai saudaraku, jangan putus asa. Segeralah mendaftar Haji jika sudah dirasa mampu…
20. February 2009 at 10:42 am
Assalamu’alaikum wr. wb.
Insya Alloh dan Alhamdulillah saya, istri saya dan kakak saya. mendapat berakat beribadah haji tahun 2009 ini. Pada hari Rabu, 18 Februari 2009 saya sudah dikabari oleh KBIH tempat saya bergabung di Depok, katanya nomor porsi kami masuk kedalam nomor porsi yang dapat berangkat di tahun 2009, Ahad ini mulai manasik.
Berkait dengan hal tersebut di atas, saya setuju dengan usul pak Andri. Tas (koper haji) sebaiknya diberi roda, sebab pengalaman tahun 2007 Ayah dan Ibu saya yang beribadah kala itu, dengan usia yang sudah diatas 60 tahun agak kerepotan dengan koper sebesar dan seberat itu. Saya membayangkan bagaimana jika seorang pak Andri berangkat untuk menemani kerabat dan keluarganya yang seluruhnya wanita, repot sepertinya.
Jadi rasanya perlu difikirkan oleh Depag, untuk menambahkan roda di bagian bawah koper. Lagian jaman sudah modern nih…., masa dari 10 tahun yang lalu koper jamah Indonesia masih begitu terus, INOVASI ITU PENTING untuk kemudahan dan kenyamanan. Semoga terwujud, AMIN…
Terima kasih.
Wassalam
6. March 2009 at 2:21 pm
Ass. Wr. Wb
Alhamdulillah kami sekeluarga berempat sudah melaksanakan ibadah haji tahun 2008, yang kami alami semuanya berjalan lancar dan pelayanan memuaskan dari mulai transportasi, penginapan sampai pada makanan, kami nilai cukup memuaskan
hanya memang ada beberapa hal yang harus lebih ditingkatkan lagi, misalnya pemondokan baik yang di Mekkah maupun yang di Madinah untuk yang akan datang jangan yang jauh, cari lokasi yang dekat.kalau kita yang masih muda sih nggak masalah tapi dengan yang tua kasihan kan, terima kasih
wassalamu’alaikum Wr. Wb
14. March 2009 at 3:47 pm
Assalammu’alaikum wr wb
Saya (29) dan suami (33) berniat untuk melaksanakan ibadah haji, dan pada bulan maret ini sudah membayar ke rek haji bank mandiri Pekanbaru masing2 sekitar 20jt-an untuk mendapatkan porsi/seat. ternyata saya dan suami berada pada urutan ke 40rb pendaftar waiting list, diperkirakan berangkat sekitar tahun 2014. Subhanallah, begitu besarnya antusias hamba Allah yang ingin bertamu ke baitullah untuk melaksanakan rukun islam kelima tsb serta ibadah lainnya. InsyaAllah saya dan suami diberi umur panjang dan diberi nikmat iman serta kesehatan disaat saya akan menunaikan ibadah haji sekitar 5 th mendatang. Amiin. Saya dan suami dari awal menikah bercita-cita ingin menunaikan ibadah haji bersama di usia muda,dan itu merupakan doa saya ketika umroh th 2003 umur 23th. Karena dengan melihat pengalaman jamaah haji sebelumnya, banyak yg mengalami kendala untuk beribadah disebabkan oleh faktor usia yg sudah tua, diharapkan dg berhaji di usia muda kita bisa beribadah lebih optimal, dan memiliki bekal untuk akhirat lebih banyak. kita tidak tau kapan nyawa kita akan dicabut disaat tua atau muda, jadi mulai sekarang niatkanlah hati kita untuk melaksanakan rukun islam ke5 tsb krn WAJIB hukumnya bagi yang sudah mampu.
23. March 2009 at 4:36 pm
Assalamu alaikum wr.wb
Kami mohon maaf bila kata kata ini kurang berkenan, namun kami sangat berharap untuk semua pihak yang berkaitan dengan calon jemaah haji tolong yang profesional jangan hanya berpikir tentang keuntungan dan kesempatan memperoleh untung, walaupun rata rata semua calon jemaah hanya nurut tanpa ada komplain.
Sangat perlu diperhatikan mulai dari proses pendaftaran, pengumuman sampai persiapan keberangkatan dan informasi informasi yang sangat memudahkan calon jemaah haji. Mulai dari tas / koper, sampai pemondokan dan tranpotasi serta akomodasi.
Demikian hal yang dapat kami sampaikan semoga semakin tertip lancar dan profesional.
Wassalamu alaikum wr.wb.
kombali
6. April 2009 at 10:04 am
Dimana saya bisa bisa melihat daftar nomor porsi kuota haji tahun 2009,
khususnya wilayah bogor, soalnya saya mau mencocokan nomor porsi
milik orang tua saya dengan nomor porsi yang sudah pasti berangkat…
20. April 2009 at 1:26 pm
Kemana saya bisa mendapatkan informasi bahwa nama saya sudah masuk dalam peserta haji tahun 2009 ?
28. April 2009 at 8:06 am
Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh
Membaca tanggapan yang telah disampaikan oleh bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah dan akan menunaikan ibadah haji, membuat saya ingin sekali bisa berangkat ke tanah suci bersama kedua orang tua saya..kalau boleh saya minta tolong bagi bapak-bapak dan ibu-ibu yang akan berangkat dalam waktu dekat ini saya titip bantu doakan saya semoga Allah mengizinkan saya dan keluarga bisa berangkat ke tanah suci
Jazakumullahu khairan katsira
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
29. April 2009 at 1:26 pm
Ass.wr.wb.
InsyaAllah Ibu Mertua saya tahun ini termasuk JCH asal Duri Riau, namun Kami sekeluarga sebenarnya sangat cemas karena usia dan kondisi beliau, apalagi jika mendengar cerita dan berita yang beredar tentang bagaimana kondisi disana, belum lagi pelayanan JCH Indonesia yang terus masih dalam pembenahan. Saya sudah coba masukkan beliau ke program bimbingan Haji tambahan agar beliau lebih paham dan dapat kawan, namun sekali lagi kami harus kecewa karena disitupun orang masih pilih-pilih kawan dalam membentuk regu, bahkan mertua kami tidak mendapat regu karena tidak ada muhrim katanya (memang beliau adalah janda dan berangkat sendiri), setalah saya urus ke panitianya barulah beliau dimasukkan ke salah satu regu, tapi pimpinan regunya meminta agar mengurus masalah muhrim ini ke kantor Depag. Yang saya heran kenapa panitianya tidak memberi tahu dari awal, padahal saya sudah menjelaskan kondisi ini kepada panitia pada saat pendaftaran bahkan saya secara pribadi sudah memohon agar kami diberitahu jika ada persyaratan atau apapun yang masih harus dilengkapi. Saya jadi berfikir, bagaimana mereka bisa menyelenggarakan Bimbingan Haji kalau mereka tidak mengetahui prosedur dan persyaratan JCH. Kami tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, mungkin Bapak/Ibu ada masukan untuk kami?, karena kalau disini saja urusannya sudah rumit, bagaimanakah nanti di Sana, yang jelas kami berusaha sebisa mungkin menyelesaikan seluruh prosedur dan persyaratannya selagi di Indonesia, namun setelah di Arab nanti, tentu kami hanya bisa berharap toleransi dari JCH asal Duri untuk menjaga dan membantu beliau, sedangkan selebihnya kami serahkan kepada Allah SWT.
Wass.wr.wb
6. May 2009 at 5:54 pm
Sebagai seorang Muslim, saya telah merasa terpanggil untuk menulis cerita pengalaman haji yang sangat berguna pada semua calon jemaah haji Indonesia. Judul buku yang saya tulis berjudul 40 Hari Di Tanah Suci.
. semoga dari banyaknya calon jemaah haji sekarang, akan mendapat banyak menimba pengalaman dari buku saya 40 Hari Di Tanah Suci.
. SALAM DARI SAYA
15. May 2009 at 9:08 pm
apakah benar kalau mendaftar haji di tahun ini maka akan di berangkatkan tahun 2013??
karena menurut berita yang ada di kota saya yaitu tanjung balai, katanya begitu.
mohon di beri kejelasan.
atas perhatiannya terima kasih.,
wass..
25. May 2009 at 8:24 am
Disaat melakukan perjalanan ibadah haji atau pun umrah, jika ada kendala atau masalah tidak boleh menyalahkan seratus persen pemerintah atau pengurus perjalanan ibadah yang memberangkatkan. Karena saya yakin tak seorangpun menginginkan adanya hambatan, tetpi kita harus mengoreksi dan berani mengakui bahwa mungkin Allah sedang menguji keikhlasan dan ketulusan saya untuk beribadah. Dan saya hanya berpikiran positif bahwa semua itu ada hikmah yang baik, yang bisa kita petik, Insya Allah.
26. May 2009 at 11:18 am
to. umy nafis. w.
Asalamu’alaikum.wr.wb.
saudari telah beruntung telah mendaftarkan diri di Bank Mandiri untuk melaksanakan rukun islam yang ke 5 (panggilan Allah Swt) karena umat islam indonesia umumnya berlomba-lomba untuk memenuhi pangglanNya. kesempatan itu datangnya hanya 1 kali. mudah-mudahan tekabul hasrat saudara sekeluarga. dan insya Allah saya akan mengikuti. Amiiiin.
13. July 2009 at 9:39 am
Assalamualikum Wr.Wb
mohon informasi mengenai nomor porsi yang dapat berangkat tahun 2009 dari kota depok. terima kasih
Wassalam.
22. July 2009 at 5:30 pm
Assalamu’alikum Wr. Wb.
Kami berdua (saya dan istri) tinggal di Surabaya Alhamdulillah sudah mendaftar haji sejak bulan Januari 2008, katanya pendaftaran tersebut sudah masuk untuk quota haji tahun 2010.
Insya Allah kami benar2 bisa berangkat pada tahun 2010, untuk itu harus bersabar dulu, sembari menunggu sebagai latihan persiapan sebelum berangkat.
Yang ingin saya tanyakan apakah ada yang tahu daftar nama calon jemaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2009, khan sekarang sudah jamannya online, karena sudah kami coba tanyakan di bank tempat kami menabung sampai saat ini juga masih belum terima daftar calon jemaah haji yang akan berangkat.
Oh..ya, masalah koper, menurut pengalaman saudara kami di Surabaya, koper tersebut dimodifikasi diberi roda, bahkan hal ini di koordinir oleh KBIH nya.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
1. August 2009 at 8:33 pm
ass wr wb… Insyaallah saya dan suami akan berangkat haji tahun ini, semua admnya telah selesai hanya tinggal menunggu jadwal suntik maningitis, pengalaman saat kami melapor ke kantor depag (kamis/30 juli 09), kami bertemu dengan banyak sekali calon jamaah yang rata2 berusia lanjut yang sedang meminta surat rekomendasi utk mengurus paspor…ternyata banyak sekali diantara mereka yang mengeluh karena harus bolak balik depag_imigrasi, kasian melihatnya, semoga urusan paspor hijau cepat kelar…, dan semoga usulan teman2 terdahulu dapat terwujud di musim haji 09 (koper, penginapan dll), amin… Wassalam
9. August 2009 at 11:51 am
harus mendaftar di mana supaya orang tua bisa berangkat haji th 2010.
di manakah yang masih kosong kursinya untuk pemberangkatan haji th 2010
thank….
8. October 2009 at 10:57 am
kami pernah membaca disalah satu media cetak tentang permintaan pemerintah Arab Saudi akan memberlakukan vaksinasi H1+N1 terhadap semua calon jemaah haji th 2009. Mohon penjelasan..
28. October 2009 at 12:20 pm
Semoga haji ini dilalui dengan ikhlas baik untuk para peserta serta para petugas yang telah bercapek-capek untuk mensukseskan ibadah yang sangat mulia ini, semoga dapat diambil Hikmahnya..
Semoga Sukses kepada Prof. Djumlai Mangunwidjaja, Bapak pembimbing saya yang musim ini melakukan Ibadah haji beserta Istri, Semoga menjadi haji yang Mabrur dan sukses selalu
2. November 2009 at 7:45 am
Menteri Agama dan Dirjen Urusan Haji dan Umrah Yth. Sekadar saran membangun, untuk penyelenggaraan haji tahun berikutnya 2010 dstnya, untuk koper jamaah haji sebaiknya diberi roda supaya meringankan di dalam membawanya. Kedua untuk tas tentengan sebaiknya berupa tas punggung atau back-pack lebih praktis untuk dibawa-bawa. Masalah transportasi bis selama di Makkah, mudah-mudahan sudah ada perbaikan yang significant, karena sudah dikeluhkan dari tahun ke tahun. Terima kasih Sugiarto
2. November 2009 at 2:11 pm
Assalamualaikum wr wb,
Disini saya ingin berbagi pengalaman, saya dan suami Alhamdulillah berangkat haji th 2008 dari Embarkasi Batam, hampir semua lancar di Madinah dapat hotel yang dekat dengan Masjid Nabawi sekitar 100 meter saja, di Mekah dapat makhtab lumayan jauh sekitar 7 KM nama daerahnya Hijrah tapi ada transportasinya walaupun dengan berebut dan berjejal. Kendala hanya pada saat kami di Musdalifah setelah melaksanakan Wukuf di Arafah, ba’da Magrib kami telah sampai di Musdalifah, memungut batu untuk melontar jamarat, kemudian istrahat menunggu perintah untuk melanjutkan perjalanan ke Mina, tapi tiba-tiba kami diminta untuk segera naik ke bis waktu itu pukul 10.00 malam, bukankah seharusnya setelah lewat tengah malam baru boleh meninggalkan Musdalifah? perjalanan lancar2 saja sehingga kami sampai di Mina pukul 10.30 tapi tidak bisa turun dari bis karena menunggu lewat tengah malam, padahal yang jadi patokan khan seharusnya keluar dari Musdalifahnya lewat tengah malam bukan masuk ke Minanya, rasanya ada yang kurang afhdal tapi apa boleh buat kami tidak bisa berbuat apa2, seharusnya pembimbing ibadah benar2 menguasai hal2 seperti itu supaya tidak timbul rasa was2 di hati jamaah atau ada penjelasan knapa demikian atau ini dibolehkan karena keadaan dan alasan tertentu, karena tugas para pembimbing ini pertanggungjawabannya dunia-akhirat tentunya.Bagi jamaah calon haji yang ingin berbagi pengalaman bisa email ke : venusxxxxx@yahoo.com.Demikian sharing dari saya……..Wass
10. March 2010 at 8:56 am
Assalamu ‘Alaikum WW
Saya mau menanyakan penggantian biaya paspor haji tahun 2009 yang 270rb itu, beberapa menit yang lalu saya telepon ke Depag Kota Tasikmalaya, jawabannya sama katanya Depag Kota sudah mengajukan namun dari Depag Jakarta dananya belum keluar … Perlu Bapak ketahui juga bahwa biaya paspor yang kami tanggung lebih dari itu, diantaranya semua di KBIH kami membayar minimal 20.000 per jamaah untuk pegawai imgrasi, padahal pelayanannya sangat mengecewakan. Saya harus datang sampai 3 x, terakhir pada pemotretan & wawancara datang sebelum kantor imigrasi buka, baru dipanggil sekitar jam 5 sore dan hal-hal mengecewakan lain terlalu panjang saya sampaikan di sini. Intinya Depag dan Imigrasi mengecewakan, cuci tangan, tidak mau tahu, tidak mau menerima masukan dan kurang bertanggungjawab. Mohon penjelasan Bapak, terima kasih.
19. March 2010 at 8:20 am
Ass.
Gimana nih, penggantian biaya paspor haji 2009 dingin2 saja, Bapak Menagnya yang asal ngomong atau ada oknum yang makan tuh duit …???!!! Coba Bapak Presiden, KPK, Legislatif atau instansi terkait yang lainnya turun tangan, jangan hanya yang sarat nilai politiknya yang diangkat … Wassalam
10. June 2010 at 11:23 am
Pejabat Kanwil Depag Jabar asal ngomong : menyalahkan ketidak sabaran jamaah haji Indonesia yg membayar sendiri biaya paspor (asal tahu aja pak atau pura2 nggan tahu, kami disuruh membayar sendiri justru oleh Seksi Urusan Haji Kota Tasikmalaya, katanya kalau nunggu mou lama, padahal di berita2 saat itu mou sudah jadi). Trus katanya penggantian mau dibayar selambat2nya 2 minggu setelah pernyataan Bapak (awal Mei 2010), mana buktinya, asal ngomong doang ….
10. June 2010 at 11:29 am
H. Slamet Riyanto ??
10. June 2010 at 11:33 am
Menurut Slamet, biaya pembuatan paspor sudah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama karena sudah masuk dalam komponen BPIH. Namun saat ada perubahan tersebut, para jemaah tidak sabar menunggu keputusan dari pemerintah melalui kerja sama yang dilakukan dengan pihak imigrasi. “Itulah salah satu kebiasaan jemaah Indonesia, yang tidak sabar sehingga merepotkan semua pihak,” katanya.
Menyinggung pengembalian biaya paspor sebesar Rp 270.000/jemaah kepada setiap jemaah haji, khususnya di Jawa Barat, Slamet menyatakan, Kementerian Agama telah mengajukannya. Namun, hingga kini belum menerima informasi tentang itu dari pihak imigrasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. “Kita telah mengajukannya dan jemaah harus sabar, karena dulunya dia tidak sabar sehingga merepotkan,” ujarnya. ==> enak ya nyalahin orang
Ia mengakui, biaya pembuatan paspor haji tersebut telah masuk kas negara sehingga sangat sulit untuk mengembalikannya. Terlebih lagi mekanismenya harus sesuai aturan. “Kita hanya meminta jemaah haji tahun 2009 tetap sabar, khususnya bagi mereka yang mempertanyakan pengembalian uang paspor tersebut,” katanya.
Hanya 11.410 jemaah
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, H. Muhaimin Lutfhi, M.M. saat dikonfirmasi “GM”, mengatakan, jumlah jemaah haji yang sudah telanjur membayar biaya paspor secara langsung ke Kantor Imigrasi sebanyak 11.410 orang. Jumlah tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
Untuk kepentingan pengembalian tersebut, tambahnya, kanwil telah mengajukan ke pusat agar segera direalisasikan sesuai data masing-masing kabupaten/kota. “Proses pengembaliannya tidak ke setiap jemaah, namun melalui kantor Kementerian Agama kabupaten/kota,” tegasnya.
Ia pun berjanji, pengembalian biaya paspor akan dilakukan paling lambat 1-2 minggu ke depan. “Biaya paspor yang sudah telanjur dibayar oleh 11.410 jemaah haji asal Jawa Barat tersebut akan segera dibayar 1-2 minggu ke depan,” ungkapnya. (B.46)** ==> mana, mana, mana?