Lion Air Berencana Layani Penerbangan Haji 2009
Sumber: Antara, 12/01/09 23:06
“Kami sementara melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk layanan pengangkutan haji itu,” kata Manager Humas (nonaktif) Lion Air, Hasyim Arsal Alhabsy di Makassar, Senin.
Namun menurutnya, layanan itu akan disesuaikan dengan jadwal penerbangan Lion Air yang pada akhir Juni mendatang akan membuka jalur Jakarta-Jeddah.
Untuk sementara, yang akan dilayani adalah jamaah Umrah dan penumpang lain yang melakukan perjalanan biasa ke Arab Saudi.
Ia mengatakan bahwa dengan menggunakan Lion Air nantinya, tarif transportasi penerbangan jamaah haji bisa turun antara 10-30 persen atau jamaah haji bisa berhemat sekitar Rp 5 juta.
Kendati lebih murah, ditegaskannya, penerbangan tersebut akan bersegmen layanan penuh, baik untuk kelas eksekutif maupun ekonomi.
Untuk pembukaan jalur tersebut, perusahaan maskapai berlambang singa itu menggunakan pesawat jenis Boeing 737-400 yang bisa memuat sekitar 400 orang penumpang.
“Dalam sehari akan ada satu flight. Dengan tariff yang lebih murah akan meringankan jamaah haji kita,” katanya.
Saat ini, katanya, pihak Lion Air sementara melakukan survei di Jeddah dan berencana akan membangun kantor perwakilan di wilayah itu.
“Tim kami sementara menyiapkan infrastrukturnya,” ujarnya.(*)
13. January 2009 at 10:48 am
Bagus sekali Lion Air , biar ada perbandingan bagi jamaah tentang pelayan dan biaya , yang nantinya akan menjadi pertimbangan konsumen , bila biayanya relatif bersaing tetapi pelayan relatif sama bahkan lebih tentunya dapat menghemat biaya dampaknya akan dapat membawa keluarga lebih banyak lagi ke tanah suci untuk beribadah. Inti nya yang dibutuhkan konsumen adalah Maksimalkan pelayan….., biaya silahkan bersaing……..semoga.,,tapi bila melihat pelayan Lion yang ada untuk konsumen di tanah air , jangan …. coba2 untuk ikut …., inikan pelayan untuk ibadah yang dibayar mahal??….Lion kan Profit oriented nya di kedepankan????
15. January 2009 at 8:38 am
Saya khawatir nantinya para jemaah haji tidak mendapatkan makan dan minum pada penerbangan itu seperti halnya yang sering saya rasakan penerbangan Lion Air domestik . Kemudian masalah keamanan juga saya rasakan tidak maksimal, seperti ketika hilangnya kamera saya dari tas yang saya titipkan melalui bagasi pada penerbangan Jayapura -Jakarta Bulan Oktober 2008 yang mana hal tersebut rupanya sudah menjadi trauma bagi teman-teman kami yang akan menggunakan Lion Air bila akan menitipkan barangnya melalui bagasi ( jadi barang/tas nya harus di tutup kuat2)
23. January 2009 at 2:02 pm
Bagus!………tapi,…….jemaah haji siap2 bawa makanan yang banyak. Lion Air maksimal akan membagikan akua gelas…………….. .Toilet paling bersih harus kita akui ada di Maskapai Lion Air. Mengapa ? Karena para jemaah / penumpang maksimal “akan buang air kecil (mohon maaf)”. Ini cocok untuk para jemaah haji yang sedang berpuasa diatas pesawat terbang, alias tidur terus tanpa wiridan.
yours’
###nomor telepon dihapus###
2. February 2009 at 8:31 pm
Pak Warsito & Pak Robby,
Kami bukan bermaksud membela Lion Air, hanya informasi saja. Untuk penerbangan lintas benua, kemungkinan besar pasti ada konsumsinya. Tidak mungkin toh pak membiarkan penumpang bawa makanan sendiri-sendiri. Hal itu selain tidak efisien, juga merepotkan bagi penumpang dan maskapai (untuk bersih-bersihnya).
5. March 2009 at 12:24 am
haji merupakan sebuah ibadah yang sangat di nanti nantikan oleh umat islam,oleh karena itu menjalankan ibadah haji sagatlah ikhlas…
akan tetapi jangalah keikhlasan para jamaah haji di jadikan keuntungaan bagi penyelengara haji terutama departemen agama ini…
banyak sekali kebohongan publik yang membuat kesengsaraan bagi para jamaah haji tersebut,contohnya dengan jarak yang sangat jauh antara pemondokan dengan masjidilharam dan juga makanan yang tidak layak diberikan kepada jamaah haji tersebut,itu membuat kesengsaraan bagi jamaah haji tersebut serta menimbulkan penyakit terhadap jamaah haji indonesia…
oelh karena itu kami dari Solidaritas Usung Amanah Rakyat Indonesia sangat tidak menginginkan kejadian tersebut terulang kembali dalam pelaksanaan haji yang akan datang…dan juga pada pelaksanaan haji kemarinpun harus di usut tuntas penyelengaraan haji yang telah menyimpang dari mulai penyelengaraan sampai dengan dana dana yang terdapat dalam pelaksanaan haji tersebut….
7. May 2009 at 8:38 pm
Mohon informasi calhaj khususnya Jakarta Pusat tahun 2009
5. June 2009 at 2:39 pm
bagus biar saingan n harga umroh haji bisa murah n jamaah bisa tambah banyak sbb banyak alternativ buat pesawat umr haji nya.thx
25. June 2009 at 9:14 am
Assalamu Alaikum Wr.Wb.
Menurut saya,adalah berita gembira bagi penyelenggara Ibadah Haji & Umrah jika lion betul2 serius mengepakkan sayapnya ke Timur Tengah (Jeddah),kita terkadang sangat sulit mendapatkan seat ke Jeddah pada waktu2 tertentu, sehingga Lion sudah memulai tahun ini maka kedepan bagi penyelenggara Ibadah Haji & Umrah bisa lebih eksis.
Saran saya kepada Menejemen lion, agar safety betul2 menjadi prioritas utama lalu pelayanan, karena ini semua membuat penumpang menjadi nyaman.
Profit boleh,tapi bukan yang utama!
Lebih cepat lebih baik.
Lion………….kamu bisa !
Tks
5. August 2009 at 6:01 am
namanya ikhtiar, ya… boleh boleh saja.
Depag berikhtiar, Garuda berikhtiar, Saudia berikhtiar,
Lion air juga boleh berikhtiar, semua berorientasi ke pelayanan jamaah Haji.
Depag sebagai induk penyelenggara saja masih berikhtiar, bagaimana pelayanan yang baik, dan “belum menemukan standart” yang baik,
terasa masih uji coba – uji coba terus,
sehingga dari waktu ke waktu, selalu ada saja yang perlu dibenahi.
Yang kurang bagus tentu akan dibenahi kearah yang lebih bagus, tentunya akan jadi standart.
Bahkan yang sudah bagus, dirubah ke yang lebih bagus,
meski dengan resiko menjadi acak-2an lagi —–> jadi tidak standart lagi