Jemaah Haji Indonesia Gelombang 2 Mulai Meninggalkan Madinah
Sumber: Depag, 23 Des 2008
Madinah, 23/12 (MCH)–Daker Madinah sejak kemarin melakukan penimbangan barang bawaan jemaah haji gelombang kedua yang akan pulang ketanah air. Penimbangan barang bawaan tahap pertama dilakukan pada jemaah haji kloter 34,35 dan 36 asal bandara Solo, kloter 10 Balikpapan, dan kloter 21 Ujung Pandang.
Pada proses penimbangan hari pertama, umumnya berjalan lancar, namun masih ditemukan jemaah pada kloter 36 SOC yang memasukkan air Zam-zam pada koper besar, sehingga proses penimbangan barang mengalami sedikit hambatan. Selain itu masih ada kesalah pahaman tentang berat barang bawaan yang boleh dibawa para jemaah haji. Sesuai dengan aturan pihak penerbangan, jemaah hanya diijinkan untuk membawa barang bawaan sebanyak 32 kilogram.
Petugas gabungan terpaksa memberikan pemahaman kepada para jemaah agar mereka memahami regulasi yang dikeluarkan pihak penerbangan, bukan aturan dari departemen agama. Para jemaah diminta untuk mengirimkan kelebihan barang bawaan melalui cargo dan sebagian lagi memilih untuk ditinggal.Jemaah haji gelombang kedua menurut rencana mulai meninggalkan Madinah hari Rabu siang menuju Jeddah sebelum terbang ketanah Air.
Sementara jemaah haji gelombang kedua yang berangkat dari bandara Amir bin Abdul Aziz Madinah, baru akan dimulai tanggal 26 Desember siang, diawali kloter 41 JKS dari propinsi Jawa Barat. Kepala Daker Madinah Akhmad Kartono, menjelaskan, pihaknya telah menyebarkan surat edaran yang berisi tentang ketentuan barang bawaan serta jadwal keberangkatan kepada jemaah haji, yang akan segera meninggalkan Madinah kembali ke Tanah Air. Surat edaran sudah kami kirimkan ke sektor-sektor untuk diteruskan kepada ketua rombongan agar jemaah tahu lebih awal tentang ketentuan barang bawaanâ” ujar Akhmad Kartono.
Berdasarkan data pada siskohat sampai dengan tanggal 23 Desember pukul 19.42 jumlah jemaah haji Indonesia yang telah meninggalkan Arab Saudi kembali ke tanah air sebanyak 73.141 jemaah yang tergabung dalam 185 kloter. Jumlah jemaah haji sebanyak itu baru 38,05 persen. Jumlah jemaah haji reguler pada pemberangakatan haji tahun ini, sebanyak 192.178 jemaah belum termasuk jemaah haji khusus.***
Tulis Tanggapan