Info Haji: Seragam Jemaah Haji Indonesia

Sumber:

Informasi Haji Depag, Rabu, 28 Juni 2006 1:03:53 PM

Jakarta(MCH)–Dalam rangka memberi identitas dan jati diri jamaah haji Indonesia di mata bangsa lain saat pelaksanaan ibadah haji tahun 1427 H, dikeluarkan ketentuan umum untuk seragam jemaah haji Indonesia, dengan warna baju seragam hijau telur bebek. Hal itu diungkapkan Direktur Pembinaan Haji Drs.H.Muchtar Ilyas, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Muchtar, ketentuan warna seragam tersebut diberlakukan hanya untuk baju atasan saja, tidak ditentukan model dan bentuknya baik bagi jemaah pria maupun wanita. Pada baju seragam tersebut, di dada sebelah kiri atas terpasang label bendera merah-putih dan di bawahnya bertuliskan Indonesia.

Untuk menunjukan daerah asal jemaah, kata Muchtar, nama daerah provinsinya dicantumkan di bawah tulisan Indonesia. Identitas baju seragam tidak boleh memuat tulisan-tulisan lainnya selain yang telah ditentukan. Namun demikian, diperbolehkan memakai tanda-tanda lain yang tidak berbentuk tulisan dengan syarat harus terpisah dari baju seragam, misalnya slayer tanpa bertuliskan apapun.

Muchtar mengatakan, baju seragam itu dipakai sejak pemberangkatan, setiap pergi ke masjid baik di Mekkah maupun di Madinah, ziarah dan pada saat pemulangan. Untuk di Arafah, seragam dikenakan hanya oleh jemaah wanita, sedangkan jemaah pria tetap mengenakan pakaian ihram. (ts)

11 Responses to “Info Haji: Seragam Jemaah Haji Indonesia”

  1. suwinarno Says:

    saya sangat setuju dengan kebijakan pemerintah ini, karena selama ini banyak kbih-kbih yang menonjolkan seragam seragam organisasinya padahal sama sama orang indonesia. coba tengok negara lain seperti iran yang laki pakai jas dan yang perempuan pakai burkha hitam sangat rapi dan tertib. dengan pakaian seragam juga untuk memudahkan pengenalan sesama jemaan haji dr indonesia, memudahkan petugas haji indonesia mengenali jemaah tersesat, tertimpa musibah, dan lain sebagainya.

  2. Ifa Says:

    Saya juga setuju sekali dengan seragam tersebut. Namun karena saya masih awam, mohon informasi, karena dipakai hampir “terus-menerus”, bagi wanita, jadi minimal berapa potong yang harus dibawa bagi jemaah wanita? Terima kasih atas perhatiannya.

  3. budi damianto Says:

    Apakah setiap kita keluar dari pemondokan selalu mengenakan pakaian warna seragam ?. kalau ya berarti minimal kita menyiapkan 2 potong. Satu dikenakan, yang satu lagi dicuci, dan kalau demikian kita tidak perlu bawa banyak pakaian ganti dg corak yang lain, kecuali kaos dan pakaian saat tidur. Apakah benar tolong diberikan komentar.Terima kasih.

  4. Arif Widianto Says:

    Dari pengalaman kami,

    Saat itu tidak ada penyeragaman pakaian. Jadi, kami memakai baju segaram yang berbeda, antar kabupaten berbeda. Oya, saya saat itu jamaah ONH biasa.

    Biasanya seragam dikenakan pada acara-acara resmi misalnya pemberangkatan jamaah haji di kabupaten, hingga jamaah sampai di tanah Arab. Untuk rutinitas ibadah, tentu saja tidak diwajibkan, lebih-lebih kalau ibadah wajib dan umroh, tentu saja memakai pakaian ihram.

    Masalah nanti di tanah Arab kita mau memakai seragam apa tidak, itu terserah! Bisa dipakai, bisa tidak sesuka kita. Namun tentu saja, bila memang tujuan penyeragaman pakaian tersebut agar membantu jamaah haji, disarankan untuk mengenakannya ketika keluar pondokan. Agar kalau terjadi apa-apa, misal karena kesasar, dapat mudah dibantu oleh petugas di sana.

    Seragam biasanya juga dipakai ketika pemulangan jamaah hingga sampai di rumah masing-masing.

    Demikian semoga membantu.

  5. Ann Mawaddah Says:

    Assalammuálaikum

    Kenapa warna hijau telor bebek spt warna seragam Turkey? kenapa tidak cr warna lain yg blom dipakai oleh jemaah dr negeri lain.

    Menurut saya yg terpenting gelang ID jemaah yg tahan api itu sebaiknya disertai penyakit apa yg diderita oleh jemaah agar sewaktu2 kambuh dpt segera ditangani.

    Semoga bermanfaat…
    Wassalam…Ann Abu Dhabi

  6. erwin asrul Says:

    saya stuju dengan seragam haji yang diputuskan pemerintah, tentu tujuannya agar jamaah indonesia punya identitas dan mudah untuk dikenali. Namun saya masih bingung apakah cukup berupa kaos atau semacam jas untuk pria sedangkan untuk wanita menggunakan blaser atau kaos lengan panjang.Dan tolong juga disampaikan berapa harganya yang ditetapkan pemerintah.

  7. Muji Parlan Says:

    Saya setuju dengan seragam nasional, Jadi Indonesia terlihat di masjid Al haram & Nabawi, biar tidak kalah sama jamaah dari Turki.
    Tolong juga perlu disampaikan ke depag agar seragam jangan satu lembar minim 2 lembar baju sehingga bisa untuk ganti dan tidak perlu lagi bawa baju lain. yang berarti bawaan kurang sehingga bisa bawa oleh-oleh lebih banyak.

  8. haryadi Says:

    Haryadi
    Setuju dengan adanya seragam untuk jemaah kita, namun yang saya
    sayangkan kenapa hanya 1 potong saja, padahal disana paling tidak selama 30 hari, bagaimana dengan baju yang 1 potong ini nasibnya, mungkin kalau ketemu jemaah dari negara lain kita akan kikuk dng penampilan kita. Atau begini…..kan model bebas….yang pentingkan warnanya hijau telur bebek….mungkin menurut saya kalau mau bawa baju bawa yang warnanya mirip. Kita doakan saja Depag untuk tahun ini hanya memberikan 1 potong kain, mudah2n tahun berikutnya akan lebih.amien

  9. H. Machmudz Ischaq Says:

    Assalamualaikum
    Saya sangat setuju sekali untuk identitas bahwa warna sangat berpengaruh sekali untuk mengetahui terutama pada jama’ah yang tersesat, tetapi kalau 1 potong kurang, jadi kalau bisa yang bantuan dari kabupaten (pemda) biasanya dapat jas seragam. lebih baik diganti dengan warna yang sama (warna seragam dari pemerintah)
    Demikian terima kasih
    Wassallam

  10. m.taufik.mz Says:

    Assalamualaikum Wr Wb.
    Alhamdulillah semoga Ummat Islam bisa menunjukkan kebersamaannya serta persatuannya termasuk hatinya bukan seragamnya saja yang bersatu.
    sebaiknya memang tiga potong seragam dan yang satunya berbentuk jas , yang dapat dipakai saat berangkat dan kembali dan saat udara dingin di Madinah dan Mekkah; mungkin untuk tahun depan warnanya bisa dipilih kembali yang agak sedikit menyolok dan tidak mirip warnanya / sama dengan seragam Negara lain (Turki ? ) , afwan , amiienn.

  11. R. Fakih Says:

    Saya ucapkan Selamat/Salut atas kebijakan Pemerintah untuk membuat seragam Haji sama untuk seluruh Indonesia. Saya bisa membayangkan jemaah Haji Indonesia tahun ini menjadi sangat dominat di Mekah dan Medinah, karena jumlahnya mungkin paling banyak. Karena pasti akan lebih semarak melebihi Jemaah Iran dengan seragam Hitam dan Jemaah Turki dengan seragam Kuning kantong Gandum. Mudah-mudahan dengan seragam yang sama seluruh Indonesia kwalitas Ibadah menjadi lebih mantab dan membawa ke “Haji Mabrur” Amien.

Leave a Reply