<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Info Haji: Menag Jatuhkan Sanksi 12 Penyelenggara ONH Plus</title>
	<atom:link href="http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 22:57:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>By: Mhd.Almizan</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/#comment-193</link>
		<dc:creator>Mhd.Almizan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2006 04:19:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=37#comment-193</guid>
		<description>&lt;p&gt;Perjalanan Haji adalah perjalanan ibadah demi kesempurnaan Islam seorang muslim. Saya sangat setuju sekalai dengan sangsi yg diberikan Depag terhadap biro perjalanan tersebut.
Saran saya, kalau bisa dibatasi jumlah biro perjalanan yg boleh melakukan kegiatan perjalanan umroh dan Haji. Dan izinnnya pun kalau bisa dibuat setahun sekali saja atau maksimal 3thn. Setelah itu mereka harus perpanjang lagi izinnya. Klau bisa sekalian kriteria apa saja yg membuat sangsi itu bisa dijatuhkan. Artinya biro perjalanan tau persis apa yg mereka langgar, sehingga process hukumnya tidak jadi rumit lagi.&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan Haji adalah perjalanan ibadah demi kesempurnaan Islam seorang muslim. Saya sangat setuju sekalai dengan sangsi yg diberikan Depag terhadap biro perjalanan tersebut.<br />
Saran saya, kalau bisa dibatasi jumlah biro perjalanan yg boleh melakukan kegiatan perjalanan umroh dan Haji. Dan izinnnya pun kalau bisa dibuat setahun sekali saja atau maksimal 3thn. Setelah itu mereka harus perpanjang lagi izinnya. Klau bisa sekalian kriteria apa saja yg membuat sangsi itu bisa dijatuhkan. Artinya biro perjalanan tau persis apa yg mereka langgar, sehingga process hukumnya tidak jadi rumit lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jolak</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/#comment-192</link>
		<dc:creator>jolak</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2006 12:37:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=37#comment-192</guid>
		<description>&lt;p&gt;Memang calo selalu bikin resah dan menjadi mahal.tapi kalau calo ziarah langsung penyembelihan malah sebaliknya,yang jadi ketua rombongan malah untung.kalau masalah ini kayaknya bapak Menag susah memberantas.
  Juga masalah badal haji,sebaiknya para jemaah berpikir ulang kalau ingin mengahajikan keluarganya.kepala rombongan mengatakan untuk badal haji cuma 1,5 jt ongkosnya,itu bagi para mukimin mekkah sangat kecil sekali bahkan saya yakin itu akan hanya dikumpulkan saja,berikutnya wallahu'alam.
  Apalagi kalau sudah lewat tangan kedua besar kemungkinan hanya 1 jt yang diserahkan,cuma jeleknya juga para mukimin mau juga menerima dengan alasan daripada nggak ada! bagi saya itu mustahil kalau nggak dapat badal mukimin dimekkah ini.
  Saya salut sekali dengan PT.Tabung Haji dari malaysia,untuk badal dia sangat kooperatif sekali.bila ingin mendapatkan badal haji terlebih dulu harus memperlihatkan IQAMA / KTP(istilah indonesia).setelah itu baru ditest masalah haji&#38;omrah,bila lulus ya dikasih 2100 reyal per orangnya beserta PIAGAM BADAL yang diisi oleh petugas tabung haji sendiri.
  Badal dari Jamaah indo hanya bikin dosa aja buat mukimin mekkah,karena hanya dikumpulkan saja nggak tau bisa apa nggak mengerjakannya,jadi buat para jemaah indo bila ingin memberikan badal haji ya harus TAWAKKAL lah tentang pengerjaannya.&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang calo selalu bikin resah dan menjadi mahal.tapi kalau calo ziarah langsung penyembelihan malah sebaliknya,yang jadi ketua rombongan malah untung.kalau masalah ini kayaknya bapak Menag susah memberantas.<br />
  Juga masalah badal haji,sebaiknya para jemaah berpikir ulang kalau ingin mengahajikan keluarganya.kepala rombongan mengatakan untuk badal haji cuma 1,5 jt ongkosnya,itu bagi para mukimin mekkah sangat kecil sekali bahkan saya yakin itu akan hanya dikumpulkan saja,berikutnya wallahu&#8217;alam.<br />
  Apalagi kalau sudah lewat tangan kedua besar kemungkinan hanya 1 jt yang diserahkan,cuma jeleknya juga para mukimin mau juga menerima dengan alasan daripada nggak ada! bagi saya itu mustahil kalau nggak dapat badal mukimin dimekkah ini.<br />
  Saya salut sekali dengan PT.Tabung Haji dari malaysia,untuk badal dia sangat kooperatif sekali.bila ingin mendapatkan badal haji terlebih dulu harus memperlihatkan IQAMA / KTP(istilah indonesia).setelah itu baru ditest masalah haji&amp;omrah,bila lulus ya dikasih 2100 reyal per orangnya beserta PIAGAM BADAL yang diisi oleh petugas tabung haji sendiri.<br />
  Badal dari Jamaah indo hanya bikin dosa aja buat mukimin mekkah,karena hanya dikumpulkan saja nggak tau bisa apa nggak mengerjakannya,jadi buat para jemaah indo bila ingin memberikan badal haji ya harus TAWAKKAL lah tentang pengerjaannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jawad</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/#comment-191</link>
		<dc:creator>jawad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2006 11:59:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=37#comment-191</guid>
		<description>&lt;p&gt;saya sangat senang dengan kebijakan pemerintah.&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat senang dengan kebijakan pemerintah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mBp</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/#comment-190</link>
		<dc:creator>mBp</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2006 01:26:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=37#comment-190</guid>
		<description>&lt;p&gt;Maaf OOT:
Berikut kutipan tentang ONH dari Media Indonesia Online:
JAKARTA--MIOL: Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1427H/2006 diturunkan lagi dari yang sebelumnya disetujui DPR naik sekitar 200 dolar AS atas anjuran Presiden dibawa lagi ke DPR dan diturunkan lagi sekitar 100 dolar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Biaya haji tahun 1427H/2006 tersebut untuk zona I sebesar 2.753,7 dolar AS (Aceh, Medan, Batam), zona II (Jakarta, Solo, Surabaya) sebesar 2.851,7 dolar, dan 2.969,3 dolar untuk zona III (Makassar, Banjarmasin, Balikpapan) serta Rp466.864 untuk komponen dalam negeri bagi ketiga zona.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Keputusan itu disetujui seluruh anggota Komisi VIII DPR RI dan diketuk oleh Ketua Komisi Hasrul Azwar di Jakarta, Rabu (21/6) malam.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kalau penurunan ini demi rakyat, tentu kami menyetujuinya, apalagi Menteri Agama harus menyelesaikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2006 segera, katanya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu Menag Maftuh Basyuni mengatakan, penurunan tersebut diusahakan berasal dari APBN Perubahan Depag sebesar Rp188.165.698.217.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Caranya dengan mengeluarkan komponen biaya tak langsung yang sebelumnya masih ada yang ditanggung jemaah tanpa mengurangi alokasi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2006, ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Jika dibandingkan biaya haji tahun 1426 H/2006 yakni 2.833,04 dolar AS untuk zona I, zona II sebesar 2.934,04 dolar, dan 3.055,04 dolar untuk zona III serta Rp830 ribu untuk komponen dalam negeri untuk ketiga zona, maka kenaikannya hanya sekitar 120 dolar AS.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kenaikan itu yakni zona I sebesar 121,3 dolar AS, zona II 119,3 dan zona III naik 126,9 dolar AS, namun komponen dalam negeri turun sebesar Rp255.463. (Ant/OL-06)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Semoga bermanfaat&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;slm
mBp&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf OOT:<br />
Berikut kutipan tentang ONH dari Media Indonesia Online:<br />
JAKARTA&#8211;MIOL: Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1427H/2006 diturunkan lagi dari yang sebelumnya disetujui DPR naik sekitar 200 dolar AS atas anjuran Presiden dibawa lagi ke DPR dan diturunkan lagi sekitar 100 dolar.</p>
<p>Biaya haji tahun 1427H/2006 tersebut untuk zona I sebesar 2.753,7 dolar AS (Aceh, Medan, Batam), zona II (Jakarta, Solo, Surabaya) sebesar 2.851,7 dolar, dan 2.969,3 dolar untuk zona III (Makassar, Banjarmasin, Balikpapan) serta Rp466.864 untuk komponen dalam negeri bagi ketiga zona.</p>
<p>Keputusan itu disetujui seluruh anggota Komisi VIII DPR RI dan diketuk oleh Ketua Komisi Hasrul Azwar di Jakarta, Rabu (21/6) malam.</p>
<p>Kalau penurunan ini demi rakyat, tentu kami menyetujuinya, apalagi Menteri Agama harus menyelesaikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2006 segera, katanya.</p>
<p>Sementara itu Menag Maftuh Basyuni mengatakan, penurunan tersebut diusahakan berasal dari APBN Perubahan Depag sebesar Rp188.165.698.217.</p>
<p>Caranya dengan mengeluarkan komponen biaya tak langsung yang sebelumnya masih ada yang ditanggung jemaah tanpa mengurangi alokasi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2006, ujarnya.</p>
<p>Jika dibandingkan biaya haji tahun 1426 H/2006 yakni 2.833,04 dolar AS untuk zona I, zona II sebesar 2.934,04 dolar, dan 3.055,04 dolar untuk zona III serta Rp830 ribu untuk komponen dalam negeri untuk ketiga zona, maka kenaikannya hanya sekitar 120 dolar AS.</p>
<p>Kenaikan itu yakni zona I sebesar 121,3 dolar AS, zona II 119,3 dan zona III naik 126,9 dolar AS, namun komponen dalam negeri turun sebesar Rp255.463. (Ant/OL-06)</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>slm<br />
mBp</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ifa</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/06/16/menag-jatuhkan-sanksi-12-penyelenggara-onh-plus/#comment-189</link>
		<dc:creator>Ifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2006 01:39:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=37#comment-189</guid>
		<description>&lt;p&gt;Ass. wr.wb.
Salut,kami tujukan kepada Dep. Agama, yang menindak tegas para penyelenggara ONH Plus yang nakal. Semoga Dep. Agama konsekwen dengan keputusannya, namun jangan lupa untuk mengintrospeksi diri sendiri ("seluruh tubuh" di Dep. Agama- sampai ke"bawah"), sehingga tidak menimbulkan cemooh seperti peribahasa: Kuman diseberang lautan nampak.......dsb).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Semoga langkah ini menjadi "awal" perbaikan moral bangsa Indonesia.....amin.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sekali lagi salut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wassalam,
Ifa&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. wr.wb.<br />
Salut,kami tujukan kepada Dep. Agama, yang menindak tegas para penyelenggara ONH Plus yang nakal. Semoga Dep. Agama konsekwen dengan keputusannya, namun jangan lupa untuk mengintrospeksi diri sendiri (&#8221;seluruh tubuh&#8221; di Dep. Agama- sampai ke&#8221;bawah&#8221;), sehingga tidak menimbulkan cemooh seperti peribahasa: Kuman diseberang lautan nampak&#8230;&#8230;.dsb).</p>
<p>Semoga langkah ini menjadi &#8220;awal&#8221; perbaikan moral bangsa Indonesia&#8230;..amin.</p>
<p>Sekali lagi salut.</p>
<p>Wassalam,<br />
Ifa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
