Info Haji: Biaya Haji Seharusnya Bisa Dihemat 20 Persen

Sumber: Kompas, Jumat 16 Juni 2006

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0606/16/Politikhukum/2734621.htm

Ongkos naik haji yang sudah disepakati DPR dan Menteri Agama beberapa waktu lalu, sebenarnya masih bisa dihemat 20 persen. Itu pula yang mungkin menyebabkan Presiden belum bisa langsung menyetujui biaya penyelenggaraan ibadah haji. “Apalagi, sesungguhnya masih banyak komponen yang seharusnya tidak menjadi tanggungan jemaah haji,” kata pengamat penyelenggaraan haji Bahauddin Thonti dalam diskusi terbatas mengkritisi penyelenggaraan dan model penetapan biaya haji di Jakarta, Kamis (15/6). Diskusi diselenggrakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nusantara juga dihadiri sejumlah penyelenggara haji plus. (MAM)

11 Responses to “Info Haji: Biaya Haji Seharusnya Bisa Dihemat 20 Persen”

  1. Ifa Says:

    Ass.wr.wb.

    Please………..mohon dengan sangat agar ONH tahun ini benar-benar ditinjau kembali, sehingga hanya yang benar-benar menjadi beban jamaah saja yang diperhitungkan.

    Besarnya beban hidup sejak kenaikan BBM Okt2005, membuat tabungan kami tidak cukup untuk melunasi ONH, yang sementara sudah diinfokan melalui berbagai media. Padahal untuk mendapatkan porsi, sudah dibayar sejak 13 bulan lalu. Dengan kenaikan tersebut, dapat mengurungkan calon jemaah yang dananya pas-pasan seperti tahun lalu. (Padahal yang digembar-gemborkan, pemerintah akan menurunkan ONH tahun 2007 ini).

    Sebanarnya, pada umumnya calon jemaah haji yang cukup dananya, akan membayar saja berapa yang diminta, karena dengan dalih….demi Allah swt.Toh….Allah akan menggantinya. Walaupun Allah akan menggantinya, namun hal ini saya kira tidak benar (Aji mumpung?).

    Bagaimana mungkin negara yang mayoritas warganya beragama Islam, justru tidak mendukung (maaf: “mempersulit”) warganya untuk melaksanakan rukun agamanya. Marilah masing-masing kita (terutama pemimpin) menginstropeksi diri, agar bencana negeri ini tidak berkepanjangan.

    Jadi sekali lagi, kami mohon dengan hormat dan sangat, agar untuk tahun ini dan selanjutnya, besarnya ONH adalah yang benar-benar memang kewajiban jemaah (tidak termasuk yang menjadi beban negara). (Dalam banyak bidang, sebenarnya program negara sudah baik sekali, hanya oknumnya yang menyebabkan program tersebut jadi “hilang”.).

    Terima kasih atasperhatiannya,
    Wassalam,
    Ifa

  2. Natsir Abbas Says:

    Kalau menurut para pengamat, berapa sebetulnya biya ongkos haji yang betul-betul diperlukan untuk setiap orang yang akanj berangkat tahun ini?

  3. gogon Says:

    Mestinya Pemerintah Berani Mensubsidi Warganegaranya yang dengan tulus ingin menunaikan Ibadah Haji, kalo Pemerintahnya Pelit dan kikir ntar uangnya digondol maling, kan malingnya belum ketangkep semua.

  4. Mhd.Almizan Says:

    Ongkos haji bagi yg mampu sebetulnya tidak jadi msalah, bagi masyarakat yg mengumpulkan uang dari Rp.1000/hari ini sangat terasa sekali kalau harus naik tiap tahunnya.
    Saya yakin masih ada celah yg bisa dibenahi agar ongkos naik haji ini diturunkan lagi, misalnya dengan meminta badan independen utk mengkalkulasi kan kembali seluruh komponen biaya yg seharusnya dikeluarkan jemaah.
    Kemudian jangan ada perantara antara yg punya hotel dengan pihak Depag dalam bernegosiasi utk biaya penginapan dan makan. Kalau sudah perantara, ini akan menambah biaya lagi

  5. Uun R Says:

    Assalmamu’alaikum Wr. Wb
    Khabar yang mengatakan jama’ah haji menjadi lahan (maaf)”Sapi Perah” tidak sepenuhnya salah. Dari berbagai informasi yang berasal dari orang yang dapat dipertanggungjawabkan, banyak hal yang ternyata bisa dipangkas, akan tetapi tetap diadakan.
    Hal yang bisa digunakan untuk menghematpun ada, misal :
    Indonesia sudah dimungkinkanakan menyelenggarakan haji dalam jumlah jamaah yang besar. Pengeluaran dari pengadaan keperluaan haji harusnya bisa ditekan seminimal mungkin tanpa mengurangi kenyamanan jamaah dalam menunaikan ibadah. Setiap jamaah diberikan pilihan oleh pemerintah fasilitas mana saja yang akan diambil. (Tentunya sudah ada keperluan pokok yang dipilihkan)
    dengan adanya cara semacam itu, jamaah yang berkocek tipis alias dengan dana yang terbatas akan tetap dapat menjalankan ibadah haji.
    Semua tentu ingin merasakan nikmatnya menjalankan ibadah haji.
    Doa kita semua, seluruh muslim di Indonesia dapat ziarah ke tanah suci, mendapatkan pemimpin yang sulit tidur apabila masih ada masyarakat yang menderita. Amin
    Wassalamu’alaikum warahmatulli wabarakatuh.

  6. achmad munir Says:

    menyontoh malaisia saja cara penanganannya karena lebih baik dan lebih murah.

  7. H. Raja Ahmad Ismail Says:

    Banyak yang bisa dilakukan oleh aparat penyelenggara haji kalau mereka betul-betul mau. Tapi kalau terlintas dalam hati untuk mendapatkan tambahan penghasilan pribadi ( mumpung bisa )dalam rangka penyelenggaraan haji dan umrah ini, maka umat jangan terlalu berharap untuk medapatkan ONH murah, karena banyak saja alasan yang dapat dikemukakan oleh oknum-oknum penyelenggara haji yang nota bene orang Islam sendiri, untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Urusan dosa belakangan, tokh tidak nampak oleh manusia, kecuali kalu seperti Pinikio, dusta hidung memanjang, ini mungkin dapat membuat mereka takut. Wassalam.

  8. m.taufik.mz Says:

    Assalamualaikum wr.wb.
    Amien , semoga ongkos Naik Haji benar - 2 bisa lebih murah dari harga sekarang, mungkin Dana abadi yang terkumpul bisa diinvestasikan seperti yang dilakukan oleh Saudara-2 kita sesama muslim di Negri Jiran Malaysia . yang katanya saat ini Tabung haji Malaysia memiliki Gedung , Bank dlsb. SubhanaLLah.

  9. Maman Says:

    Mengerjakan kejahatan kalau dikerjakan secara beramai-ramai (orang banyak) rasanya tidak berdosa. Kelihatannya penyelenggaraan ibadah haji Indonesia ini bocorannya (saya tidak mohon ma’af) memang sangat besar dan tersebar (sistem jatah)

  10. R. Fakih Says:

    Beaya ONH karena dibayar dalam US $ mengapa sewaktu membayar dimuka yang bisa 2 tahun sebelum keberangkatan
    ada tambahan dana “Nilai Saat Ini” atau present valunya yang bisa jauh lebih besar. Kenapa ini nggak dipakai sebagai faktor ekonomis yang bisa mengurangi ongkos naik haji. Rata-rata orang membayar haji 2 tahun sebelum keberangkatan. Sebetulnya para jemaah haji sangat sadar tentang hal ini.
    Mohon Dep Agamam bisa memberi jawaban, bagaimana sebenarnya? tentang ONH yang jauh dibayar sebelum keberangkatan. Kalau perlu untuk pesan Hotel juga bisa lebih murah dan lebih baik dan strategis/dekat dengan Mesjid.

    Wassalam

  11. R. Fakih Says:

    Mengapa ongkos Kesehatan yang hanya Icak-Icak bisa seratus ribu?
    Mengapa beaya Pesawat Terbang dari Pekanbaru-Batam bisa sampai 2 Juta? Padahal Garuda saja bisa kasi Paket Wisata Pekanbaru-Singapore bolak balik dengan Hotel 2hari 1 malam hanya $100 atau kurang dari 1 juta.

    Jemaah haji biasanya hanya mengerutu lalu mengikhalkan karena
    menganggap mengerutu mengurangi pahala Haji.

    Mohon perhatiannya, jangan ada kesan para panitia haji
    jadi menjadi orang “nggragas” lihat orang mudah dip[eras.

Leave a Reply