Info Haji: Biaya Haji Tahun Ini Naik 200 Dolar AS

Sumber:

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=249526&kat_id=3

Republika, Jumat, 26 Mei 2006

Biaya Haji Tahun Ini Naik 200 Dolar AS

JAKARTA — Menteri Agama, HM Maftuh Basyuni, dan Komisi VIII DPR RI, menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2006/1427 H. Kesepakatan itu diambil setelah ada keputusan dari Garuda Indonesia tentang besaran biaya penerbangan jamaah haji.

Untuk tahun ini, BPIH naik sekitar 200 dolar AS per jamaah, dibanding tahun lalu. Yakni menjadi sebesar 2.833,04 dolar AS dan Rp 830.000 untuk Zona I (Aceh, Medan dan Batam), 2.934,04 dolar AS dan Rp 830.000 untuk Zona II (Jakarta, Solo dan Surabaya) serta 3.055,24 dolar AS dan Rp 830.000 untuk Zona III (Makasar, Banjarmasin dan Balikpapan).

”Kenaikan ini disebabkan naiknya biaya penerbangan yang ditetapkan direksi Garuda dan biaya pemondokan di Arab Saudi,” kata Menag Maftuh Basyuni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, di Jakarta, Selasa (23/5) malam. Biaya penerbangan haji untuk zona I sebesar 1.235 dolar AS, zona II 1.335 dolar AS dan zona III 1.435 dolar AS. Menag mengungkapkan, biaya penerbangan yang ditawarkan Garuda, lebih murah dibandingkan penawaran yang diajukan maskapai penerbangan lain seperti Saudi Arabia Airlines (SA), Malaysia Airlines (MAS), Qatar Airlines, Asia Air dan lainnya.

Sementara itu, biaya pemondokan di Arab Saudi juga mengalami kenaikan sebesar 450 riyal — dari 1.550 riyal menjadi 2.000 riyal. Biaya sebesar itu untuk mendapatkan pemondokan yang lebih dekat dengan Masjidil Haram, atau berjarak tidak lebih dari 1,2 kilometer (km). ”Jika lebih dari 1,2 kilometer, biaya pemondokan tentu harus lebih murah,” ujar Menag.

Mantan dubes RI untuk Arab Saudi ini menegaskan, pihaknya telah mendapatkan informasi dari petugas urusan haji Indonesia di Makkah, saat ini telah didapatkan rumah sebanyak 147.000 buah yang berjarak kurang dari 1 kilometer.

”Meski ada kenaikan, namun jamaah haji akan memperoleh peningkatan pelayanan, terutama pemondokan di Makkah dan Madinah,” jelasnya. Sementara, komisi VIII DPR RI, walau menyepakati BPIH 2006/1427 H, memberikan sejumlah catatan untuk menjadi perhatian pemerintah. KH Ahmad Thoyfoer MC dari Fraksi PPP menyatakan, penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. ”Ini sudah menjadi komitmen kita bersama, bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik. Kita tidak ingin mendengar lagi adanya persoalan yang menimpa jamaah haji,” tegas politisi asal Rembang, Jateng, ini.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Hasrul Azwar mengharapkan, agar penerbangan dari Tanah Air ke Tanah Suci dan sebaliknya, tidak ada lagi penundaan atau keterlambatan. ”Dengan kenaikan ini, kita harapkan Garuda juga memperbaiki kinerjanya. Jangan sampai biaya sudah dinaikkan, pelayanan masih seperti dulu, terjadi delay dan keterlambatan yang merugikan jamaah,” tegasnya.

Sementara, dari Bandung diberitakan, tahun ini jamaah haji Indonesia akan mengenakan seragam nasional. Yakni berbentuk jas atau blazer berwarna hijau telur asin dengan bawahan (celana atau rok) bebas.

”Di saku dada kiri, ada logo merah putih dan tulisan Indonesia serta provinsi di bawahnya,” kata Direktur Pembinaan Haji, Depag, Mochtar Ilyas, Kamis (25/5). Seragam tersebut harus selalu digunakan di tanah suci, baik ketika pergi ke Masjidil Haram, ziarah dan lain-lain. Menurut Mochtar, jemaah diminta mencari sendiri bahan seragam tersebut dan menjahitnya sendiri, Depag hanya menetukan warna dan bentuknya. Namun diakuinya bahan berwarna seperti yang diajukan Menag itu masih sulit ditemui di pasaran.

Mochtar mengatakan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dilarang memiliki seragam sendiri-sendiri, atau menambah atribut pada seragam itu. ”Kalau ada yang menambahkan atribut KBIH, akan dicabut izinnya,” katanya, dipersilakan kalau ada yang menambahkan semacam selendang untuk tanda.
(sya/rfa )

3 Responses to “Info Haji: Biaya Haji Tahun Ini Naik 200 Dolar AS”

  1. MAKSUM SUKMANA Says:

    ASS.WR.WB..
    SAYA INGIN MENANYAKAN MENGENAI ONH PERORANG
    UNTUK TAHUN INI PERSISNYA BERAPA ?..TERIMAKASIH

  2. Arif Widianto Says:

    Sudah dijelaskan di berita di atas Sdr Maksum. Tapi untuk lebih jelasnya, kita ambil area II sebagai daerah tengah, berarti ONH per orang adalah:

    • $2935 USD (dibulatkan) + Rp 830.000,-
    • Dengan asumsi kurs konservatif, kita ambil angka Rp 9.500,- per dolar, maka biaya tersebut menjadi Rp. 28.712.500,-

    Demikian semoga jelas.

  3. M Dani Says:

    Assalamuaikum Wrbk.
    Saya berharap dgn diberlakukannya seragam Jemaah haji mohon bentuknya jangan ditetapkan jas karena ini masalah “tasyabbuh bil kuffar.” Alangkah lebih baik kalau bentuknya adalah ghamis
    Tidak seperti kaum kuffar ke gereja.

Leave a Reply