<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Menjual Rumah untuk Biaya Haji</title>
	<atom:link href="http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 23:35:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: candra</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/#comment-122</link>
		<dc:creator>candra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Nov 2006 07:14:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=27#comment-122</guid>
		<description>&lt;p&gt;Bu Rini, semoga Allah segera membukakan jalan bagi orang yang berniat kuat seperti Ibu. Karena banyak orang yang mampu secara finansial tapi mengelak dengan alasan belum ada panggilan, belum mantap, anak masih kecil dll.
Memang ber-haji adalah kewajiban bagi muslim yang mampu, namun yang sering dibiaskan adalah batasan mampu ini. Saya lihat trend-nya di Indonesia, orang dibilang mampu jika rumah sudah megah dan mobil sudah mewah. Kelewatan, bukan?
Alhamdulillah, waktu SMA saya mendapatkan pengalaman yang akhirnya selalu memompakan semangat. Penjual rujak cingur keliling (orang Madura), yang tiap siang keliling dengan gendongan dagangan di punggung, berhasil pergi haji! Pak Bupati waktu itu sampai terharu karena si Mbo cuma bawa uang saku sekedarnya, dan menambahkan uang saku dari dompetnya sendiri.
Tukang jual keliling berhasil berhaji! Luar biasa dan berhasil membuat saya malu tiap kali saya berniat memakai uang lebihan untuk hal lain instead ditabung ke THI.
Alhamdulillah, kemarin saya sudah membayar siskohat untuk tahun depan. Dan karena suami berniat pergi bersama, maka siskohat satunya lagi saya ambilkan kredit lunak (karena ternyata dana talangan haji sudah dihapus), dengan kalkulasi sudah lunas ketika pelaksanaan ibadah haji. Anak kami juga baru 1, umur 4 tahun. Punya rumah sederhana 1 dan alhamdulillah belum tergoda membeli mobil selama masih ada mobil pinjaman dari kantor.
Ketika kita punya niat, ketika kita mampu berencana, kita kita masih kuat bekerja, kenapa harus ragu?! Ada pernah saya baca "buatlah rencana sehebat mungkin hingga Tuhan pun tertawa"
Yang penting : bulatkan tekad, teguhkan niat dan disiplin nabung!
Sampai jumpa di rumah Allah ya, Bu!&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bu Rini, semoga Allah segera membukakan jalan bagi orang yang berniat kuat seperti Ibu. Karena banyak orang yang mampu secara finansial tapi mengelak dengan alasan belum ada panggilan, belum mantap, anak masih kecil dll.<br />
Memang ber-haji adalah kewajiban bagi muslim yang mampu, namun yang sering dibiaskan adalah batasan mampu ini. Saya lihat trend-nya di Indonesia, orang dibilang mampu jika rumah sudah megah dan mobil sudah mewah. Kelewatan, bukan?<br />
Alhamdulillah, waktu SMA saya mendapatkan pengalaman yang akhirnya selalu memompakan semangat. Penjual rujak cingur keliling (orang Madura), yang tiap siang keliling dengan gendongan dagangan di punggung, berhasil pergi haji! Pak Bupati waktu itu sampai terharu karena si Mbo cuma bawa uang saku sekedarnya, dan menambahkan uang saku dari dompetnya sendiri.<br />
Tukang jual keliling berhasil berhaji! Luar biasa dan berhasil membuat saya malu tiap kali saya berniat memakai uang lebihan untuk hal lain instead ditabung ke THI.<br />
Alhamdulillah, kemarin saya sudah membayar siskohat untuk tahun depan. Dan karena suami berniat pergi bersama, maka siskohat satunya lagi saya ambilkan kredit lunak (karena ternyata dana talangan haji sudah dihapus), dengan kalkulasi sudah lunas ketika pelaksanaan ibadah haji. Anak kami juga baru 1, umur 4 tahun. Punya rumah sederhana 1 dan alhamdulillah belum tergoda membeli mobil selama masih ada mobil pinjaman dari kantor.<br />
Ketika kita punya niat, ketika kita mampu berencana, kita kita masih kuat bekerja, kenapa harus ragu?! Ada pernah saya baca &#8220;buatlah rencana sehebat mungkin hingga Tuhan pun tertawa&#8221;<br />
Yang penting : bulatkan tekad, teguhkan niat dan disiplin nabung!<br />
Sampai jumpa di rumah Allah ya, Bu!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YOGA - 11 Oktober 2006</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/#comment-120</link>
		<dc:creator>YOGA - 11 Oktober 2006</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2006 06:15:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=27#comment-120</guid>
		<description>&lt;p&gt;Ass wr wb,
Bu Rini, lebih dari 15 tahun lalu saya diundang kenalan saya, saat beliau bertugas di Riyadh, untuk menunaikan ibadah haji. Cukup ongkos pesawat pp sekitar Rp 1.500.000, karena selama di Saudi beliau akan urus semuanya. Selama 3 tahun masa tugasnya, beliau selalu mengundang saya untuk menunaikan ibadah haji. Namun, apa daya, uang pun belum memungkinkan.
Lima tahun lalu, saya dan istri berniat menunaikan ibadah haji, namun uang belum juga terkumpul hingga akhir tahun 2005. Kami sepakat,  bahwa bila Allah kehendaki, maka kami suatu saat berangkat haji walau entah darimana biayanya.
Alhamdulillah, Oktober 2006 dan atas izin Allah, kami mendapat undangan menunaikan ibadah haji. Insya Allah....
Semua adalah rahasia Allah semata. Kami hanya bisa berdoa, bersabar, berserah diri dgn penuh keilhlasan, maka bila Alllah kehendaki semua bisa terjadi. Insya Allah..............&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass wr wb,<br />
Bu Rini, lebih dari 15 tahun lalu saya diundang kenalan saya, saat beliau bertugas di Riyadh, untuk menunaikan ibadah haji. Cukup ongkos pesawat pp sekitar Rp 1.500.000, karena selama di Saudi beliau akan urus semuanya. Selama 3 tahun masa tugasnya, beliau selalu mengundang saya untuk menunaikan ibadah haji. Namun, apa daya, uang pun belum memungkinkan.<br />
Lima tahun lalu, saya dan istri berniat menunaikan ibadah haji, namun uang belum juga terkumpul hingga akhir tahun 2005. Kami sepakat,  bahwa bila Allah kehendaki, maka kami suatu saat berangkat haji walau entah darimana biayanya.<br />
Alhamdulillah, Oktober 2006 dan atas izin Allah, kami mendapat undangan menunaikan ibadah haji. Insya Allah&#8230;.<br />
Semua adalah rahasia Allah semata. Kami hanya bisa berdoa, bersabar, berserah diri dgn penuh keilhlasan, maka bila Alllah kehendaki semua bisa terjadi. Insya Allah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muda Saputra</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/#comment-121</link>
		<dc:creator>Muda Saputra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2006 03:53:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=27#comment-121</guid>
		<description>&lt;p&gt;Ass. wr. wb.
Bu Rini, saya dulu juga tidak yakin bisa melaksanakan haji. Dulu, ketika mengontrak rumah saya juga tidak yakin akan punya rumah, biar kecil sekalipun.  Namun, hanya dengan usaha (menabung) dan do'a kepada Allah semua bisa terkabul.  Saya memang tidak pernah berdo'a untuk punya mobil, alhamdulillah sampai sekarang masih naik motor.  Sabar!&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wass. wr. wb.&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. wr. wb.<br />
Bu Rini, saya dulu juga tidak yakin bisa melaksanakan haji. Dulu, ketika mengontrak rumah saya juga tidak yakin akan punya rumah, biar kecil sekalipun.  Namun, hanya dengan usaha (menabung) dan do&#8217;a kepada Allah semua bisa terkabul.  Saya memang tidak pernah berdo&#8217;a untuk punya mobil, alhamdulillah sampai sekarang masih naik motor.  Sabar!</p>
<p>Wass. wr. wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aisyah</title>
		<link>http://ceritahaji.com/2006/05/24/menjual-rumah-untuk-biaya-haji/#comment-119</link>
		<dc:creator>aisyah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2006 07:47:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=27#comment-119</guid>
		<description>&lt;p&gt;assalam mualaikum wr,wb
bu rini semoga ALLAH dengan cepat mengabulkan niat mulia bu amin amin amin.
mungkin ibu bisa banyak baca AL FATIHAH setiap selesai sholat fardhu, karna saya juga punya keinginan yg sama dengan ibu. dan syukur alhamdulillah saya sudah bayar onh kini saya hanya tinggal lebih banyak lg berdoa agar saya diberi umur,rezeki,kemudahan dan diijinkan oleh ALLAH berangkat ditahun ini juga.bukankah tdk ada yg tak mungkin dimata ALLAH amin 3x.
doa saya selalu untuk ibu rini dan keluarga semoga cepat di ijabah 0leh ALLAH amin 3x satu lg bu rini doa itu saya dapat dari kyai haji Moehktar ilyas kita acaranya sabtu pagi di tvri .&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;wasallam&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;aisyah&lt;/p&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam mualaikum wr,wb<br />
bu rini semoga ALLAH dengan cepat mengabulkan niat mulia bu amin amin amin.<br />
mungkin ibu bisa banyak baca AL FATIHAH setiap selesai sholat fardhu, karna saya juga punya keinginan yg sama dengan ibu. dan syukur alhamdulillah saya sudah bayar onh kini saya hanya tinggal lebih banyak lg berdoa agar saya diberi umur,rezeki,kemudahan dan diijinkan oleh ALLAH berangkat ditahun ini juga.bukankah tdk ada yg tak mungkin dimata ALLAH amin 3x.<br />
doa saya selalu untuk ibu rini dan keluarga semoga cepat di ijabah 0leh ALLAH amin 3x satu lg bu rini doa itu saya dapat dari kyai haji Moehktar ilyas kita acaranya sabtu pagi di tvri .</p>
<p>wasallam</p>
<p>aisyah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
