Rangkuman Berita tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2006
Pelunasan Biaya Haji 2006, 11 Juli-10 Agustus
RALAT:
Berita di bawah adalah berita tahun 2005, tapi informasinya masih relevan dengan berita ini.
Kompas, Senin, 11 Juli 2005
http://www.kompas.com/utama/news/0507/11/115242.htm
Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2006 dibuka mulai hari ini (Senin, 11/7) hingga Rabu 10 Agustus 2005 sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 tahun 2005 tentang BPIH 2006. Demikian penjelasan Menteri Agama Maftuh Basyuni dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (11/7).
Besaran BPIH 2006 yakni untuk zona I sebesar 2.632,44 dollar AS dengan rincian untuk penerbangan haji dan biaya operasional di Arab Saudi serta Rp722.327 untuk biaya operasional dalam negeri, administrasi bank dan biaya asuransi.
Demikian pula zona II untuk komponen luar negeri 2.732,44 dollar AS dan Rp722.327 untuk komponen dalam negeri serta zone III 2.842,44 dollar AS dan Rp722.327. Zona I adalah embarkasi Banda Aceh, Medan dan Batam. Sedangkan Zona II adalah Jakarta, Solo dan Surabaya dan Zone III Makasar, Banjarmasin dan Balikpapan.
Calon jemaah haji membayar penyelenggaraan ibadah haji 2006 dilakukan dengan mata uang rupiah sesuai kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran pada Bank Penerima Setoran BPIH-nya.
Sedangkan BPIH bagi Jemaah Haji Khusus sebesar 4.500 dolar per orang ditambah biaya operasional dalam negeri, administrasi bank dan biaya asuransi sebesar Rp485 ribu.
Calon jemaah haji yang telah membayar BPIH, namun karena sesuatu hal tidak dapat berangkat akan dikembalikan uangnya dengan dikenakan biaya administrasi sebesar satu persen. Calon jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH agar segera mendaftar ulang ke kantor Departemen Agama (Depag) di kabupaten/kota tempatnya berdomisili selambat-lambatnya tujuh hari setelah penyetoran pelunasan.
Menteri menyesalkan terjadi kenaikan BPIH 2006 dibanding 2005, yang mengalami kenaikan 64,21 dollar atau Rp611.728,67, dikurangi Rp240.939, atau berarti total kenaikan sebesar Rp370.789,67. “Sangat disayangkan keberhasilan efisiensi di berbagai komponen tidak dapat menurunkan besaran BPIH 2006 karena adanya kenaikan nilai dolar terhadap rupiah dan kenaikan harga avtur di seluruh dunia dan mempengaruhi biaya penerbangan yang merupakan 45,6 persen dari BPIH,” katanya.
Namun Maftuh membantah, jika BPIH disebut mahal dengan membandingkannya dengan Malaysia, yang besar BPIH-nya mencapai 2.631 dollar AS. “Kalau saja jemaah haji Indonesia tidak diberikan uang living cost sebesar 400 dollar atau 1.500 riyal maka sesungguhnya biaya ibadah haji Indonesia untuk zona III sekalipun lebih murah, 2.842,44 dollar AS dikurangi 400 dollar AS menjadi 2.442,44 dollar AS,” katanya.
Sumber: Ant
Penulis: Nik
May 26th, 2006 at 7:49 am
Ass. wr. wb
Pak saya bingung baca informasi halaman 4 ini, saya lihat tanggal diatas 23 May 2006 tetapi saya lihat tulisannya sepertinya informasi untuk tahun lalu….
Wassalam,
Meli
May 26th, 2006 at 9:48 am
Maaf Ibu Meli dan pembaca lainnya, memang berita tersebut adalah berita tahun 2005 (seperti sudah kami kutip dari Kompas 11 Juli 2005). Tapi kami rasa berita tersebut masih laik ditampilkan mengingat informasinya juga berguna, yakni tentang pelunasan ONH 2006.
Demikian, harap maklum.
May 29th, 2006 at 8:32 am
bukankah pertanggal 29 MAy 2006 ini sudah ada yang baru mengenai biaya ONH ? tolong dong di update berita terbaru.
Hormat kami
Iwan S