Tips Mencium Hajar Aswad

Mencium Hajar Aswad adalah dianjurkan bagi setiap jamaah haji, terutama ketika thawaf. Itu jika keadaan memungkinkan. Jika sulit, cukup tangan memberi isyarat saja. Tapi, setiap jamaah haji tentu ingin melaksanakan ibadah ini. Kami persilakan untuk membaca tips menarik berikut ini.

Oleh Muda Saputra

Ketika naik haji tahun 2004, saya tidak terlalu berniat mencium Hajar Aswad sehingga kalau Thawaf tidak pernah dekat-dekat dengan Ka’bah. Entah mu’jizat apa, suatu ketika dalam satu Thawaf, pikiran saya tiba-tiba agak kosong dan serasa naik angin cepat meliuk-liuk dalam Thawaf dan tiba-tiba saya sudah di depan Multazam dan berangsur dekat berada dekat Hajar Aswad. Sejak kejadian tersebut, saya berniat mencium Hajar Aswad.

Memang awalnya tidak mudah walau sudah antri mulai dari Rukun Yamani, namun belum tentu dapat menciumnya walau orang di depan saya sudah bisa menciumnya. Hal ini berlangsung sampai tiga kali namun tidak berhasil akhirnya mental keluar dari antrian. Saat itu, rejeki saya hanya bisa menatap dari dekat bagaimana bentuk ‘tempurung” Hajar Aswad serta komposisi dan warna tujuh pecahan batunya (antara merah hati sampai ungu) yang direkat dengan semacam semen (?) warna coklat susu dengan titik-titik kecil seperti kerikil / pasir warna hitam.

Dalam upaya mencium Hajar Aswad ini sampai peci hilang tak terasa; stiker tanda bis, plane, dan Clearence Bea Cukai Arab Saudi terkelupas hilang dari tas paspor dengan bekas licin laksana tak pernah ada stiker pernah menempel di bagian tersebut. Keringat ? jangan ditanya, basah kuyup. Bahkan baju kurta yang saya beli di Lucknow, India pakai pada tahun 1996 yang tadinya kainnya mulus, gara-gara berdesakan mencium Hajar Aswad kainnya yang bergesekan dengan orang lain mejadi keriting macam kain flanel.

Akhirnya ketika ketemu istri di pagar penyekat bagian laki-laki dan perempuan di dekat bekas pintu ke Sumur Zam-zam, dia cerita bahwa hari ini ini dia dapat mencium Hajar Aswad sampai dua kali. Akhirnya saya minta tips bagaimana caranya supaya bisa mencium Hajar Aswad, dan segera saya praktekkan.

Ternyata istri saya pertama kali berhasil mencium Hajar Aswad dengan bantuan calo, namun untuk yang kedua dilakukan sendiri dengan cara yang sama. Caranya ternyata tidak antri dari Rukun Yamani. Namun, dari Multazam, mepet ke Ka’bah dan terus berpegangan pada pinggiram marmer tempat seorang tentara bertengger kalau menjaga Hajar Aswad.

Pas ketika orang yang antre dari Rukun Yamani gantian ke depan Hajar Aswad, yang dari Multazam masuk ke Hajar Aswad. Akhirnya dengan cara ini saya bisa mencium Hajar Aswad tiga kali. Alhamdullillah.

Wass. Wr. Wb

14 Responses to “Tips Mencium Hajar Aswad”

  1. nargis Says:

    Alhamdullilah itu rezeki namanya.
    Banyak orang melakukan cara yang sama yaitu ketika tawaf mepet tembok marmer dan makin dekat sampai akhirnya bisa menyentuh Ka’bah namun tidak dapat kesempatan untuk mencium hajar aswad.
    Alhamdullilah saya ketika haji tahun 2000, meskipun hanya satu kali (cukup lama) dapat mencium hajar aswad. Berikutnya meskipun setiap thawaf selalu seperti ditarik angin mepet Ka’bah, tapi nggak lagi dapat kesempatan cium hajar aswad
    Barakth Allahu minna wa minkum.
    Salam,
    Challa Gis

  2. 4N0N1M Says:

    Setahu saya, hajar aswad yg sekarang pecah menjadi 8 bagian yg direkatkan dengan bahan perekat khusus. Hajar aswad pecah akibat perbuatan orang2 yg sengaja mau mengambil atau merusak hajar aswad.

  3. 4N0N1M Says:

    Jadi inget saat baca koran beberapa waktu lalu tentang joki untuk mencium hajar aswad ditangkapi oleh asykar dan kemudian ditahan. Dan seperti bisa diduga, joki yg ditangkap adalah berasal dari Indonesia :-(

    Sungguh menjijikkan saat saya sendiri pernah ditawari oleh joki-joki hajar aswad. Saya cuman bilang: “sorry kalau caranya dengan menzalimi orang lain”. Eh, si jokinya bales jawab: “gak, saya gak merasa menzalimi orang lain”.

    Sekali lagi, para joki hajar aswad sungguh menjijikkan!

  4. al Faqir Says:

    Jangan Memaksakan.

    Ketika saya haji tahun 2006 ini, saya pernah ditawari oleh seseorang apakah saya mau mencium hajar aswad ? Ya, kalau itu dilakukan dengan cara yang baik, artinya tidak menyakiti orang lain dengan cara menyingkirkan orang lain agar kita masuk.

    Jadi, kita tak perlu menyusahkan diri atau orang lain demi sebuah tujuan. Kita memang banyak belajar di sana….

  5. al Faqir Says:

    Ya Allah,
    mudahkan kami menunaikan haji
    dengan rezeki dan karunia-MU
    mudahkan kami untuk berziarah
    ke tanah suci
    makkah al mukaramah
    madinah al munawwaroh

    Ya Allah,
    aku rindu mengetuk pintu ampunan-MU
    aku rindu mengetuk pintu cinta-MU
    aku rindu sorga-MU

    ALLAHU AKBAR ….
    ALLAHU AKBAR ….
    ALLAHU AKBAR ….

  6. pulung nugroho Says:

    ya allah saya mohon padaMU mudah mudahan
    saya cepat menjadi tanuMU
    lancarkan rezeki hambamu ini
    ada perasaan tidak sabar untuk bersimpuh di pintu kakbah

    amin

  7. Muh Sukamto Says:

    Saya dan istri berniat untuk haji pada tahun 1427 H ini Mohon do’anya para pembaca semoga saya bisa melaksanakan ibadah umroh dan haji dengan lancar, termasuk bisa mencium hajar aswad dan mampu melaksanakan rukun haji dan umroh,mendapatkan predikat haji yg mabrur.sehat, kuat lahir batin, selamat, kembali ke tanah air. amiin.

    Muh.Sukamto
    Semarang.

  8. ananis Says:

    Dengan berdo’a kepadaNya, apa yang tidak mungkin? Setelah beberapa kali mencoba pada musim haji 1426 H tahun lalu, saya tak pernah bisa. Tetapi dengan keyakinan akan pertolongan Allah sehari sebelum pulang ke tanah air, Alhamdulillah, tanpa joki saya pun bisa mencium hajar aswad. Dibutuhkan kesabaran untuk tidak memaksakan diri. Terima kasih ya Allah, atas undanganMu ini…

    Kepada saudara-saudara sesama muslim, saya pun berdo’a: “Semoga semuanya dapat menjawab undangan Allah dengan keikhlasan beribadah, dan semoga segala do’a dijawabNya, amin…”

    Ananis,
    Makassar

  9. Hajjah Noor Azizan binti Hj. Ramli Says:

    Hajjah Noor Azizan binti Hj. Ramli.
    Saya menunaikan haji tahun 2000 tapi dinasihatkan kalau susah utk mencium hajar aswad cukup hanya melambaikan sahaja. Berkat doa dan keinginan yang amat sangat pada tahun 2003 saya dapat menunaikan umrah bersama keluarga doa di Multazam dengan iklas akhirnya dapat jua mencium hajar aswad, walaupun tidak ada baunya tapi saya puas muka saya melekat lama dibatu tersebut sampai ditarik keluar.ALHAMDULILLAH

    Hjh Zan , 5/7/2006.

  10. Hajjah Noor Azizan binti Hj. Ramli Says:

    Cerita kisah-kisah haji yang menarik untuk buat pedoman

  11. Muda Saputra Says:

    Ya, semua tidak lepas dari kombinasi : ikhtiar, do’a dan tawakal. Semoga ikhwan dan ukhti yang lain dapat belajar dari pengalaman-pengalaman yang di-share di web ini.

  12. abuadzroo Says:

    dalam menjalankan ibadah ,seyogjanya kita mengambil toladan dari rosullullah sallahu allahi wassallam
    dalam sebuah hadis yang dishahihkan at tarmidzi,ibnu huzaimah,ibnu hibban,al hakim,dan adz dzahabi .sabda nabi shalallah alahi wa sallam: “wahai umar !engkau seorang lelaki yang kuat,jangan engkau menyakiti yang lemah,jika engkau ingin menyalami hajar aswad,kalau suasana longgar maka salamilah tetapi jika tidak maka cukup menghadap ke arahnya dan bertakbir”
    maka itu sodaraku janganlah kita memberatkan diri apalagi dengan melalui jasa joki yang merupakan bid’ah.

  13. Suwandi Says:

    Insya Allah saya dan istri dan ibunda akan menunaikan ibadah haji pada 1427H ini. Saya membaca beberapa literatur tentang kisah perjalanan ibadah haji, dan sebagian besar menyarankan untuk tidak mengambil sunah kalau untuk melakukannya mendzalimi banyak orang. Saya ingin sekali mencium hajar aswad, dengan melihat banyaknya jemaah haji, mungkin hanya rahmat Allah yang dapat menabulkan keinginan ini.Amin…

  14. Budhi Says:

    Saat umroh ditahun 2000, saya diberi kesempatan Allah untuk bisa mendekat hajar aswad tetapi melihat orang didepan saya menciumnya dengan bernafsu, saya jadi enggan melakukannya. Pada awal putaran terakhir saya menyesal tidak menciumnya dan saya berusaha untuk kembali agar dapat mencium hajar aswad tetapi usaha keras tidak berhasil. Saya diangkat askar menjauh,saya terpisah dari istri dan anak sayalah yang menolong istri saya, perbuatannya inilah yang menyadarkan saya bahwa kita harus pasrah dan ikhlas atas kehendakNya dan harus berusaha berfikir jernih. Jangan sampai kita menjadi sirik, mencium hajar aswad hanya sunah, Allahlah tujuan kita. Insya Allah tahun ini saya dan istri ikut berhaji, semoga Allah memberi izin dan meridhoi perjalanan kita2 semua, amiiin, Allahu Akbar.

Leave a Reply